Danau Asam Suoh

Pemandangan Spektakuler Danau Asam Suoh Lampung

Dikenal karena memiliki tanah yang subur, Suoh merupakan penghasil beras berkualitas tinggi, durian yang sangat manis, serta berbagai hasil kebun seperti kakao, kopi, pisang dengan kualitas jempolan.

Karena gempa bumi dahsyat yang terjadi di masa lalu, Suoh kini memiliki tiga buah danau besar, yakni Danau Lebar, Danau Minyak, dan Danau Asam Suoh.

Danau Asam Suoh

Kita akan fokus pada Danau Asam Suoh. Danau ini dinamai demikian karena airnya yang memang terasa asam. Luasnya sekitar 85 hektar dan dikelilingi padang rumput. Kamu dapat menyewa perahu berkapasitas 12 orang untuk mengelilingi danau ini. Ada sejumlah spot foto menarik di sekitar danau yang dibangun warga, berbentuk jembatan dari bambu.

Setelah puas menikmati keindahan Danau Asam, kamu bisa langsung jalan menuju Keramikan dengan menggunakan perahu. Sebelum Keramikan, ada sumber air panas. Jarak tempuh dari Danau Asam menuju Keramikan hanya sekitar ± 5 menit saja.

Baca Juga:  Taman Batu Granit Tanjung Bintang, Wisata Seru di Lampung Selatan

Kini semakin banyak orang, baik dari Lampung Barat atau pun orang luar, yang mengenal pesona Danau Suoh. Saking populernya, pada tahun 2018 silam sempat terjadi kemacetan lalu lintas parah di daerah berjuluk Jagad Endah Lestari itu hingga sepanjang 1,5 kilometer. Animo wisatawan ini tentu membuat pihak pengelola kelabakan.

Danau Suoh

Selain Danau Asam, ada beberapa destinasi keren lainnya di Suoh, di antaranya Pasir Kuning, Padang Rumput, Danau Minyak, Keramikan, serta Danau Lebar. Potensi tenaga panas bumi yang dihasilkan di wilayah ini pun cukup besar dan bisa dikembangkan sebagai sumber energi baru sekaligus tempat wisata.

Lokasi pengembangannya berada tepat di bawah pegunungan sekitar hutan lindung dan TNBBS. Di sana terdapat banyak lubang berukuran cukup besar yang mengeluarkan gelembung serupa air mendidih. Jika sampai permukaan, gelombang itu akan meletus dan asapnya berbau seperti belerang. Masyarakat setempat membangun pembatas kayu agar di tempat ini demi menjaga keselamatan pengunjung

Baca Juga:  Ada Eropa di Lampung di Citra Garden Lampung Little Europe

Asal Usul Suoh

Sejarah mengenai Suoh masih simpang siur. Konon, Suoh dulunya adalah daerah berpenduduk paling banyak di Lampung Barat. Namun gempa 7 hari berturut-turut  yang melanda Suoh memaksa semua penduduk mengungsi jauh dan meninggalkan hewan peliharaannya di sana. Alhasil, pada medio 1950 – 1980an, Suoh pun menjadi spot favorit untuk berburu rusa dan kerbau liar.

Dalam bahasa Lampung, kata Suoh berasal dari kata Suwah yang artinya bakar. Konon pada zaman dahulu hasil padi penduduk Suoh sangat melimpah. Namun padi hasil panen tersebut justru dibakar, yang membuat daerah ini dinamaiSuwah. Kedatangan transmigran dari Jawa ke wilayah ini turut mengubah nama Suwah berubah menjadi Suoh.

Baca Juga:  7 Tempat Wisata Seru di Lampung yang Perlu Dikunjungi

Dan kini Suoh mayoritas dihuni suku Jawa yang dulunya merupakan transmigran dan turun temurun di wilayah tersebut. Selain suku Jawa, di Suoh ada juga ada suku Lampung, Sunda, Semendo, dan lainnya yang semuanya hidup berdampingan dengan damai.