Museum Kata Belitung

Ada Apa Saja di Museum Kata di Belitung?

Suka dengan novel legendaris Laskar Pelangi karya Andrea Hirata? Jika kamu pergi ke museum literasi ini, kamu akan diajak menapaki perjalanan novel Laskar Pelangi. Di sini ada berbagai cuplikan setiap halaman novel populer itu sampai ketika diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar.

Museum Kata didirikan oleh Andrea Hirata, penulis novel Laskar Pelangi itu sendiri. Museum ini diresmikan pada Bulan November 2012 silam dan para pengunjung tidak dipungut tiket masuk.

Museum Kata Andrea Hirata berlokasi di Jalan Raya Laskar Pelangi No.7, Gantong, Belitung Timur. Suasana yang digambarkan di novel Laskar Pelangi akan terasa begitu kamu masuk ke halaman depan museum. Foto-foto yang dipasang di halaman museum bagaikan berkisah tentang perjalanan novel kebanggaan masyarakat Belitung ini.

Di dalam ruangan museum terdapat foto-foto Andrea Hirata dengan kalimat-kalimat saktinya. Salah satunya adalah kalimat yang sangat terkenal: “Bermimpilah karena Tuhan anak memeluk mimpi-mimpimu.” Selain itu, ada juga cuplikan dari novel yang sudah diterbitkan di berbagai bahasa ini.

Baca Juga:  Keistimewaan Pantai Olie Pier di Manggar, Belitung Timur

Kalau kamu masuk lebih dalam, kamu akan melihat sebuah ruang yang begitu nyaman, lengkap dengan meja serta berbagai buku yang dibiarkan berserakan di atas meja. Di ruangan ini, juga dipajang foto-foto adegan film Laskar Pelangi. Cover-cover novel Laskar Pelangi yang diterbitkan di berbagai negara turut menghiasi dinding ruangan.

Museum Kata

Ruang utama ini menjadi penghubung ke berbagai ruang yang diberi nama berdasar nama-nama tokoh dalam Laskar Pelangi. Ruang pertama adalah Ruang Ikal. Di ruang ini, pengunjung dapat melihat cuplikan novel yang menggambarkan karakter utama novel, Ikal. Foto adegan ketika Ikal berpisah dengan Lintang menjadi pemandangan yang menarik di ruang ini, yang diambil dari film Laskar Pelangi yang disutradarai Riri Reza.

Baca Juga:  7 Kafe Kekinian dan Paling Keren yang Ada di Tanjung Pandan

Di sebelah Ruang Ikal, ada Ruang Lintang. Lintang adalah tokoh cerdas yang dibanggakan teman-temannya dalam novel. Foto-foto Lintang di ruangan ini juga diambil dari film Laskar Pelangi, salah satunya adalah foto Lintang bersama sepeda kesayangannya serta foto Lintang saat berboncengan dengan Ikal.

Selain itu, ada satu ruang lain yang posisinya sedikit terpisah dengan Ruang Lintas dan Ruang Ikal. Ruang itu dikenal sebagai Ruang Mahar. Mahar merupakan karakter eksentrik dalam novel yang menyukai berbagai bentuk seni. Di ruangan ini, kamu bisa menikmati foto-foto seniman yang menjadi inspirasi tokoh Mahar, salah satunya adalah foto Rhoma Irama.

Setelah ruang Mahar, kamu akan sampai di Ruang Dapur. Di sini kamu bisa melihat sebuah dapur yang diubah menjadi warung kopi bernama Warkop Kopi Kuli, sesuai dengan papan yang ditempel pada dinding di ruang ini. Di ruangan ini kamu bisa memesan kopi nikmat untuk menemanimu bersantai atau ngobrol seru sambil menikmati suasana museum.

Baca Juga:  Keindahan Bahari Pulau Lengkuas di Bangka Belitung

Museum Kata Andrea Hirata adalah museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia. Kamu bisa banyak belajar tentang bagaimana sebuah karya sastra bisa menjadi bagian penting bagi kehidupan. Di museum ini kamu bisa mendapatkan banyak inspirasi untuk lebih mencintai karya sastra anak bangsa.